
PEDAS DAN GURIH, PENDAP MANTAP ASAL PROVINSI BENGKULU
Pendap, atau biasa juga disebut ikan pais, merupakan salah satu makanan khas dari Provinsi Bengkulu. Pendap yang dibungkus daun talas bercita rasa pedas dan gurih, pendap juga memiliki ciri khas mencolok lain dari bahan dan rempahnya.
Jika pepes tebuat dari ikan yang dirempahi, dibungkus daun pisang lalu dibakar atau dikukus, sedangkan Pendap, untuk bahan utama yakni ikan, tetapi harus difermentasi dahulu.
“Food is not rational. Food is culture, habit, craving and identity”. -Jonathan Safran Foer
(Makanan tidak rasional. Makanan adalah budaya, kebiasaan, keinginan, dan identitas)
Selain itu, yang membedakan makanan khas Bengkulu dengan pepes lainnya yaitu ikan dan rempah dilumuri parutan kelapa yang masih muda. Bahan baku utama pendap terdiri dari jenis ikan laut berdaging padat seperti Kakap Merah, Kembung, dan Gulama. Penggunaan ikan berdaging padat bertujuan agar menghasilkan tekstur pendap yang gurih dengan daging yang tak mudah hancur saat diolah bersama balutan aneka bumbu rempah tadi.

Setelah dikutip dari berbagai sumber, pendap memang merupakan makanan favorit Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno saat menjalani masa pengasingan di Kota Bengkulu sejak 1938 hingga 1942.
Sumber : kompas.com
Interesting For You
Interesting Articles For You
National Heritage
Indonesian Cultural Videos
BKN Band - Lir Lir
Lir Ilir merupakan senandung yang berisikan nasihat kebaikan. Lagu ini diciptakan Sunan Kalijaga dan dijadikan sebagai sarana penyebar agama Islam terutama di pulau Jawa.



